AKUPUNTUR UNTUK HIPERTENSI

HIPERTENSI MENURUT ILMU PENGOBATAN TRADISIONAL CINA DAN TERAPI AKUPUNTUR PADA HIPERTENSI
Oleh: dr. Fifi Mutia

Hipertensi adalah penyakit pembuluh darah kronik yg ditanda dengan peningkatan tekanan darah arteri baik tekanan sistolik maupun diastolik. Pada tahap awal, terdapat gejala2 pusing, sakit kepala, palpitasi atau fekuensi nadi meningkat, imsomnia, telinga berdenging, lemah dan bahkan rasa baal pada kaki. Pada tahap selanjutnya dapat ditemui kelainan pada fungsi otak, jantung, lever, dan ginjal.
Penyakit Hipertensi umumnya ditemukan pada orang usia di atas 40 thn atau yg mempunyai pekerjaan yg membutuhkan konsentrasi tinggi dalam waktu yg lama. Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina, penyebab Hipertensi adalah hiperaktivitas (kerja berlebihan) atau hipoaktivitas (kerja yg lemah) dari Yin dan Yang. Di mana Yin dan Yang itu adalah dua hal yg ada dlm tubuh manusia, di mana apabila terjadi ketidakseimbangan di antaranya akan menyebabkan timbulnya penyakit atau kelainan fungsi organ2 dalam tubuh. Menurut ilmu pengobatan Tradisional Cina, penyebab timbulnya gejala Hipertensi antara lain:
Adanya depresi atau emosi marah dalam jangka waktu yg lama akan menimbulkan sumbatan atau terhambatnya Qi (energy dalam) , akhirnya menimbulkan api yg akan banyak mengkonsumsi Yin lever dan selanjutnya akan menyebabkan hiperakivitas Yang dari lever. Dapat pula disebabkan oleh defiensi (hipoaktivitas) dari Yin Ginjal yg akan menurunkan aktivitas Yin lever juga, sehingga akan menyebabkan hiperaktivitas dari Yang lever.
Banyak mengkonsumsi makanan2 berlemak dan asin, menyebabkan timbulnya lembab panas dan menyebabkan pula sumbatan dahak (cairan) dan lembab. Prinsip terapi akupuntur pada penderita Hipertensi yaitu menurunkan hiperaktivitas dari Yang lever, memperkuat Yin Ginjal, dan mengurangi lembab serta memperlancar sirkulasi dahak atau cairan. Sehingga titik2 akupuntur yg dipilih terutama adalah meridian kaki Cie Yin, meridian kaki Shao Yin, meridian Yang Ming tangan dan kaki, dan meridian Governor Vessel(GV). Sebagai contoh, Baihui(GV20), Fengchi(GB20),Quchi(LI11), Hegu(LI4), Fenglong(St40), Sanyinjiao (Sp6), Taichong(LR3), dan Taixi (KI3).

Metoda penusukan adalah akupuntur konvensional dengan pelemahan dan penguatan titik2 tertentu, dilakukan setiap hari apabila akut dan tekanan darah sangat meningkat, sampai 10 kali, apabila sudah menurun dikurangi frekuensinya 2 atau 3 hari sekali.

Berdasarkan pengalaman praktek penulis, tekanan darah setelah penusukan akan berkurang minimal 20 mmHg. Pada terapi ketiga atau keempat tekanan darah sebelum penusukan akan menurun daripada tekanan darah awal. Terapi selama 3 bulan, kira2 70 persen hipertensi teratasi. 30 persen kurang respons terutama krn sudah adanya kelainan primer dari ginjal,jantung, dan lever, atau ketidakrutinan pasien dalam berobat.

Terapi akupuntur pada penderita hipertensi yg sudah terkontrol oleh obat sangat berguna untuk mengurangi dosis dan konsumsi obat2 hipertensi, bahkan dapat lepas dari obat2an tersebut. Seperti diketahui bahwa obat2 hipertensi yg dikomsumsi dalam jangka waktu lama itu bisa menimbulkan efek samping pada lambung, ginjal, lever.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>